Amanda 5

Merawat bordir yang menghiasi pakaian adalah perkara gampang-gampang susah karena harus membutuhkan sedikit kesabaran dan ketelatenan dalam melakukannya. Banyak orang memang memimlih menggunakan bordir pada pakaiannya daripada sablon atau print karena dirasa hasilnya akan bertahan lebih lama. Namun tanpa perawatan yang sesuai, hasil bordir tersebut bisa cepat rusak dan tak tampak menarik lagi. Untuk itu dibutuhkan teknik merawat bordir yang tepat untuk membuat hasil bordir pada pakaian tidak cepat rusak.

Bordir biasa diterapkan untuk menambah motif pada beberapa jenis pakaian, misalnya kemeja atau jenis kaos tertentu. Bordir yang menempel dibaju terbuat dari sulaman benang-benang bordir sehingga perlu dijaga dengan baik supaya tidak mudah terurai. Pakaian dengan motif bordir perlu dirawat dengan baik supaya bordiran tetap awet. Perawatan tersebut mencakup ketika proses mencuci dan menyetrika supaya sulaman benang bordir tidak putus dan terurai. Berikut ini dijelaskan beberapa cara yang bisa diterapkan untuk merawat baju dengan aksesoris bordir.

Cara Mencuci Baju Bordir

Pakaian atau baju dengan aksesoris bordir bisa dicuci dengan dua cara, yakni dry clean dan dicuci manual dengan tangan. Hindari mencuci baju bermotif bordir dengan mesin cuci karena bisa mempercepat kerusakan. Mencuci dengan sistem dry clean coco diterapkan pada kain bordir karena bisa meminimalisir kerusakan pada aksen bordir tersebut. Jika Anda ingin mencuci baju bordir dengan cara manual pastikan untuk memilih detergen yang mengandung bahan pelembut pakaian, misalnya silk detergen. Baju bermotif bordir sebaiknya dikucek dengan lembut dan perlahan pada bagian ketiak dan leher saja. Hindari mengucek pada bagian bordir karena bisa membuat sulaman benang bordir mudah terurai. Baju dengan motif bordir sebaiknya juga tidak diperas terlalu kencang agar tidak merusak motif bordir. Setelah dicuci, langsung jemur baju dengan motif bordir di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung supaya warna baju tidak cepat pudar. Pilih tempat yang agak teduh untuk mengeringkan baju tersebut. Baju bermotif bordir yang tidak langsung dijemur saat cuci akan membuat permukaan baju tersebut mudah mengkerut.

Cara Menyetrika Baju Bordir

Setelah baju kering, Anda bisa menyetrika baju bermotif bordir dengan dua cara, yakni dengan setrika uap atau setrika konvesional. Saat menyetrika, usahakan untuk menyemprotkan cairan pelembut dahulu supaya permukaan baju bordir menjadi rata sehingga mudah untuk digosok. Hindari menyetrika pada bagian bordir karena bisa membuat sulaman bordir menjadi cepat rusak. Setelah itu, lipat baju yang sudah disetrika dengan rapi. Hindari melipat pada bagian bordir karena akan meninggalkan garis atau bekas yang sulit dihilangkan. Lipatan pada bagian bordir tersebut juga bisa mengurangi keindahan motif bordir pada pakaian Anda. Oleh karena itu, baju bermotif bordir sebaiknya dibungkus dengan plastik kemudian digantung dilemari pakaian.

Sebelum mencuci atau menyetrika baju bermotif bordir, ada baiknya Anda mengetahui jenis kain yang digunakan sebagai bahan untuk membuat baju. Kenali jenis dan sifat kain tersebut apakah mudah kusut atau tidak supaya bisa dipilih teknik perawatan yang tepat. Jika Anda ingin membuat motif bordir dengan sistem custom di konveksi usahakan untuk memilih kain bordir yang sesuai. Motif bordir pada baju bisa menambah kesan indah dan menarik sehingga perlu dirawat dengan baik. Baju motif bordir yang tidak dirawat dengan baik bisa menyebabkan bordir mudah terurai dan rusak sehingga tampilan baju menjadi kurang menarik.

Hindari kontak dengan zat asam

Saat mendapati noda kuning pada hasil bordiran yang di simpan? Atau hasil bordiran yang disimpan dengan terbungkus tisu? Atau yang disimpan dan terkena langsung pada permukaan kayu. Artinya bordiran tersebut telah mengalami kontak langsung dengan zat asam. Asam umumnya terdapat pada produk kayu baik yang terbungkus atau tidak terbungkus dan pada kertas tisu.

Untuk menghindari hal tersebut usahakan melapisi rak kayu dengan kertas bebas asam dan bungkus pakaian tersebut dengan dengan tisu bebas asam untuk melindungi hasil bordirannya. Cara ini mungkin terbilang rumit, tetapi hasil yang didapat sebanding karena dapat membuat kain bordiran menjadi lebih awet.